Pemasaran Global dan penjelasannya

PEMASARAN GLOBAL.
Pasar Global telah muncul, “Selamat Datang Pasar Global”. Itu mungkin kita ucapkan 5 tahun yang lalu.  Sekarang,  kita telah hidup dalam pasar global. Pada saat ini Anda mungkin duduk diatas mobil buatan Jerman atau Jepang, dan berkomunikasi dengan telepon genggam (HP) buatan Swedia atau Jepang atau Korea. CD di rumah Anda ber merk Sony dari Jepang atau merk Philips dari negeri Belanda. Kehidupan kita berjalan rasanya normal  saja, seakan-akan semua berjalan wajar-wajar saja, dan tidak ada hambatan   yang berarti terkait dengan barang dan jasa yang kita komsumsi. Pertanyaannya, mengapa semua hal tesebut bisa terjadi ?. Jawabannya adalah : Pemasaran Internasional atau Pemasaran Global (Global Marketing).

Apa sebenarnya pemasaran global itu ?. Menurut Keegan (1995), Pemasaran Global adalah : “ Proses memfokuskan sumber daya (manusia, uang, dan asset fisik) dan tujuan-tujuan dari suatu organisasi untuk memperoleh kesempatan dan menanggapi ancaman pasar global”. Dua decade yang lalu, istilah pemasaran global belum diciptakan. Sekarang, Pemasara Global merupakan hal yang sangat penting, bukan hanya  merealisasikan potensi sukses  dari sebuah bisnis, tetapi bahkan lebih kritis lagi, yakni demi untuk kelangsungan hidup sebuah bisnis. Sebuah perusahaan yang gagal merambah pasar global, akan menghadapi  bahaya kehilangan pasar domestik dari pesaingnya yang mempunyai biaya lebih rendah, memiliki pengalaman lebih banyak, memproduksi barang lebih baik, dan secara keseluruhan lebih bernilai / berharga bagi pelanggan. 

Di masa datang,  perusahaan yang akan tetap bertahan dan bisa berkembang adalah “perusahaan Global”. Perusahaan yang tidak mampu meraih kesempatan memasuki pasar global akan hilang, atau diakuisisi oleh perusahaan-perusahaan global yang sangat dinamis.


Pemasaran : Suatu Disiplin Universal  

Apakah Konsep untuk Pemasaran Domestik dan Pemasaran Global berbeda ?, jawabannya adalah “ Sama “. Artinya pemasaran merupakan disiplin universal, apakah pemasaran digunakan di  domestik atau di global tujuan akhirnya sama, yaitu memuaskan konsumen. Suatu perusahaan yang mengadopsi konsep pemasaran untuk pasar domestik, hanya melakukan perluasan marketing mix pada saat memasuki pasar Internasinalnya. Walupun pemasaran bersifat universal, kebiasaan pemasaran tentu bervariasi dari suatu negara ke negara lainnya. Setip orang bersifat unik, dan setiap negara juga unik. Kenyataan perbedaan ini berati bahwa kita tidak slalu bisa menerapkanpengalaman dari sebuah negara untuk dipakai di negara lain. Bila pelanggan, pesaing, saluran distribusi, dan media yang tersedia berbeda, berarti rencara pemasaran juga harus berbeda.
 
Pemasaran : dari konsep lama, baru ke strategis.

Dalam tiga decade terakhir konsep pemasaran telah berubah secara dramats. Konsep pemasaran telah berkembang dari konsep “lama” dengan focus pada produk, ke konsep  “baru” dengan focus pada pelanggan. Dan saat ini, termasuk dalam konteks pemasaran global, merupakan konsep pemasaran yang bersifat “strategis”, dengan focus pada cara melakukan bisnis. Dalam kosep pemasaran strategis ini, pemasaran di anggap “segalanya” dengan tujuan akhir yang saling menguntungkan  (pendekatannya “stake holders”).

Konsep “baru” pemasaran sebenarnya telah berakhir di tahun 1990, karena pemasaran telah memasuki konsep “Strategis”. Konsep strategis pemasaran , merupakan suatu perkembangan yang besar dalam sejaran pemikiran pemasaran, mengubah focus pemasaran pada pelanggan dalam konteks lingkungan eksternal yang lebih luas, dengan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan semua pihak.

Tiga prinsip pemasara (universal).

Inti pemasaran dapat disingkat kedalam tiga prinsip dasar, yaitu :
Nilai Pelanggan dan Pertsamaan Nilai.  Intisari pemasara adalah menciptakan nilai pelanggan yang lebih besar dari nilai yang dapat diberikan oleh pesaing (Nilai = V= B / P; B= manfaat yang dirasakan; P= harga). Berdasarkan persamaan nilai tersebut,  maka nilai pelanggan dapat dinaikkan jika memperluas atau memperbaiki kalitas produk, atau menurunkan harga, atau gabungan dari keduanya. Bila manfaat cukup kuat dan cukup bernilai bagi pelanggan, maka tidak perlu menurunkan untuk memenangkan persaingan.

Keunggulan Kompetitif atau deferensial.  Prinsip dasar pemasaran yang kedua adalag keunggulan kompetitif. Keunggulan kompetitif adalah penawaran total, dihadapkan pada persaingan yang relevan, yang lebih menarik pelanggan. Keunggulan tersebut bisa berasal dari unsur produk, harga, tempat penjualan atau distribusi, dan  promosi (4P).

Fokus.  Prinsip ketiga pemasaran adalah focus, konsentrasi perhatian. Fokus diperlukan  untuk berhasil dalam tugas menciptakan nilai pelanggan pada keunggulan kompetitif. Fokus pada kebutuhan dan keingina pelanggan, serta pada penawaran yang bersaing diperlukan untuk menpertahan keunggulan yang membedakan (different). IBM sukses karena jelas memfokuskan diri pada kebutuhan dan keinginan pelanggannya, tentunya dibanding dengan pesaingnya yang relevan sebelum mengalami krisis di awal tahun 1990. Dell dan Compaq memberikan keampuhan yang sama dengan IBM dengan harga yang lebih murah, artinya nilai IBM  lebih kecil. Apa yang akan terjadi ?.
thumbnail
Judul: Pemasaran Global dan penjelasannya
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Economics and Finance and Information Services in the Market, Perdagangan :

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz